HONORER KATEGORI 2 BERSAING SESAMA HONORER

JAKARTA- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kembali meminta agar Badan Kepagawaian Daerah (BKD) untuk memasukkan data-data tenaga honorer Kategori II, permintaan ini disampaikan menyusul pengangkatan tenaga honorer kategori I sudah diproses.

 

BKD diminta mengajukan nama-nama honorer kategori II sesuai dengan Surat Edaran Menteri Negara PAN&RB EE Mangindaan No 5 Tahun 2010. Berdasarkan keputusan yang telah ditetapkan, pengangkatan tenaga honorer kategori II akan dilakukan melalui tes sesama tenaga honorer. Artinya, honorer kategori II akan beradu nasib sesama tenaga honorer lainnya jika ingin menjadi abdi negara. Jika dalam tes tertulis honorer tersebut dinyatakan lolos, maka mereka akan diangkat sebagai PNS.

Sementara itu, pengajuan usulan honorer kategori II paling lambat diajukan ke BKN per 31 Desember 2010, namun pemerintah tetap memberikan waktu bagi daerah untuk segera mengirimkan nama-nama honorer Kategori II meski telah lewat dari waktu yang ditentukan. “Kita masih berikan waktu, apalagi tim verifikasi dan validasi masih menyelesaikan tugas  kategori satu yang saat ini belum terselesaikan,” kata Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian PAN&RB Ramli Naibaho kepada wartawan Kendari Ekspres, di Jakarta,  kemarin.

Untuk itu ia meminta BKD dapat bekerjsama agar secepatnya mengirimkan usulan nama-nama kategori II. Sebab, data tersebut nantinya akan digunakan pihaknya  menetapkan formasi bagi tenaga honorer tersebut. “Ini berbeda dengan honorer kategori I yang langsung diangkat tanpa tes, kategori II ini  harus mengikuti tes sesama mereka. Karena itu kami akan menetapkan formasi apa yang tersedia di 2011 sesuai data BKD,” jelasnya.

Untuk kategori II, pihaknya memberikan maksimal 40 persen jatah pengangkatan dari total jatah pengangkatan PNS melalui jalur honorer . Sementara untuk pengangkatan ini  syaratnya hampir sama dengan kategori terdahulu. Di mana mereka merupakan honorer yang mengabdi di bawah 2005.

Perbedaan kategori i dan II dalam pengangkatan honorer ini hanya pada pembiayaan gaji yang diperoleh tenaga honorer. Untuk kategori I adalah mereka  yang bekerja di instansi pemerintah dan dibiayai APBN/APBD. Sedangkan kategori II tidak dibiayai APBN/APBD.  (ZUN)

About these ads

224 Komentar

  1. Pengadaan tes tertulis sesama honorer akan membuka peluang KKN dan semakin merugikan honorer itu sendiri. Pihak yg bermain dengan uang dan pejabat yg akrab dengan nefotisme akan semakin berjaya saja. Kalau memang nasib mereka ingin diperbaiki..ya permudahlah. Kenapa dirumitkan lagi dengan mengadakan tes sesama honorer. Kasus KKN pada perekrutan CPNS selama ini saja belum tuntas…knapa mesti dibuka peluang lagi untuk KKN…

    • btul..btull.btulll!!

      • betul sekaliiiii…sangat setuju

      • sejutu banget

      • Nggak apa-apa ada KKN, toh diberantas model kaya apa nggak akan bisa hilang, iso ngilangi berarti sakti modroguno. Itung-itung kita bisa kumpul atau reuni sama teman-teman di tempat tes CPNS, kalau nggak gitu mau ketemuan kan sulit, anggap saja silaturohmi gitu looooo
        .

      • Betul sekali tu? klau bgtu namanya bkn database, sama ja dengan tes cpns kok dibeda kan ma kategori 1& 2 berarti kategori 2 di anak tirikan……………………………

      • iya bentul pasti banyak trik -triknya. apalgi skarngmah orangkan butuh duit tuh. pasti tarif untuk menjadi PNS naik….kayak BBM kan mau naik. heee… pusing juga mikirnnya

      • betul skali!!!mereka guru profesional dan memiliki intelektual tinggi tapi tak punya duit akhirnya gak bisa ngapa-ngapain……..sedangkan guru yg dibawah standar tp duit banyak akan berjaya terus dengan kkn-nya…..jd….kenapa mesti ada tes…….adil dan bijaksanalah wahai pemerhati kita!!!!

      • kenapa yg mmg bnr2 telah mengabdi selama lbh dr 5 thn tdk di prioritaskan,smtr msh ada honorer yg terrtinggal dgn di biayai apbd

      • betul sekali.peluang KKN sangat besar.test itu udah ada hasilnya,hanya sebagai kedok saja

    • betul sekali akan ada unsur koruPPPPPPPPP

      • Bener banget mas itu berarti membuka lahan lahan mencari nepotisme dan bagin para pejabatnya, sedang akan semakin sempit kesempaten bagi tenaga honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi kasian dong mereka akan semakin terhimpit
        sudah sekarang terjepit makin terjepit juga

      • ya kalau KKN gak bakal berani, kan udah ada KPK, saya menjamin gak bakalan ada KKN, pemerintah sekarang kan udah bersih dari KKN ( katanya ). paling yang ada cuman ….. KUCING GARONG yang bakal makan hak rakyat ( honorer ) dan minum keringat rakyat seperti kita. oke coy maju terus HONORER.

    • benar..sy setuju itu…

    • iya betul skali……..

    • sangat setuju tidak di adakan test,karena saya sudah mengabdi 17thn di kantor kelurahan ciamis,dg berbagai masalah dan kerumitan menghadapi masyarakat dan berbagai permintaan,masa donk tidak cukup apalagi sudah mau menghadapi pemilu lagi.. tambah pusing..semoga para pejabat yg mengambil ke bijakan di buka kan hatinya oleh tuhan dan amalnya bisa membawa para pejabat masuk surga…AMIN….!!

    • gimana nih pemerintah.masih membela tes demi KKN? atau mengangkat data yang lebih dulu masuk.wong verifikasi hanya mementingkan mereka yang ingin mendahului saja kok…

    • Ya emang benar juga sich..celah itu menjadi sarang penyamut bagi pejabat ntuk melakukan KKN.Transparansi dalam seleksi itu sangat sulit untuk dilakukan pengawasan karena pelaksana teknis rekruitmen dilakukan oleh mreka2 juga………Please help me…………..

    • Ya Betul tuh,. Ingat kejahatan Bukan Hanya Karena Niat, Tapi banyak Yang Terjadi karena adanya kesempatan,….

    • sangat setuju

    • kalau honorer K2 di tes, tapi yg K1 tanpa tes, berarti K1 sudah pasti pinter dong. tapi ada baiknya jika dilakukan tes, Honorer K2 bisa nunjukkin kalau Honorer K2 lebih pinter dari K1, atau mungkin itu hanya akal-akalan pemerintah yang sebenarnya tidak pernah mengakui keberadaan HONORER K2, oke coy maju terus HONORER

    • amat sangat betul sekali, wahai pejabat yang berwenang pakai hati nurani kalian……. lihat kami para TKS/Honorer Kategori 2 yang tidak punya BACKING di atas sana, kenapa harus ada tes sesama honorer yang akan memberikan peluang kepada orang-orang yang ber-uang dan haruskah nasib kami tergeser oleh mereka.

      • sangat setuju……

      • sangat setuju sekali,,,,,,,,kenapa di jaman sekarang BACKING masih sangat kuat sekali untuk menggeser kami itu karena adanya KKN dan janji2 politik,,,,,,maju terus HONORER.

    • inilah lingkaran syetan yang akan datang. akan jadi apa dunia ini kalo udah makan sesama. apalagi banyaknya bencana semakin bertubi-tubi kapan lagi mo bertobat. tahu akibatnya bila kita saling memakan dengan teman sendiri tidak sesuai dengan pengabdian. kata wong jawamah jeruk makan jeruk loh jeruk mana yang paling mahal itulah yang akan diangkat.

    • aturan manusia bisa dilanggar. tapi aturan kausalitas alam Allah yang di Qur’an terbukti adanya pelanggaran akan ada akibatnya di Dunia maupun di akhirat. yakin ngga ma Qur’an.

    • Setuju sekali teman………..apalagi usia qta sekarang udah lanjut kalah sm yang muda mudi ditambah ms kerja udah puluhan tahun
      kasihan…….pengabdian qta udah lama sekali

      • INGAT buat para Pejabat terkait !!!
        Permudahlah urusan mereka dalam pengangkatan CPNS tanpa ada KKN,,,, Insya Alloh kalian akan dipermudah urusan nya di akhirat kelak… amien…

    • betul sekali!!! kl bgitu cr’a, gda penghargaan sm sekali thd honorer yg sdh berbakti sekian lm’a… yg ada hanya org2 yg dkt dg mrk dan org2 yg mmiliki uang yg lolos jd CPNS. sy sbg honorer kat. 2 yg sdh 8 th lbh berbakti d sbuah instansi sgt mnyayangkan dg ada’a kbijakan sprti itu.

    • BETUL FAHMI KAMI SETUJU…

    • Betul Sekali…….

    • ha. ha. ha betul sekali . ini akan mempersempit peluang bagi orang -orang yang tidak mempunyai materi.

    • Sampai dimanakah nasib guru GTT, hanya menunggu waktu yang tak menentu. bilamana tidak ada kebijakan dari pemerintah mari kita semua GTT serentak mogok kerja. . . . bagaimana tanggapannya!

    • hati kecil semua guru wiyata bakti menangis, terasa tersendat-sendat, hanya menunggu waktu yang sudah disiapkan oleh sang hakim. kapan giliran diangkat sebagai CPNS atau bahkan tidak ada harapan yang pasti. Guru Wiyata Bhakti berhenti/mogok kerja 2 minggu adalah hal yang bagus, apalagi serentak se indonesia…

    • emang sbtulnya tak ada bedanya k2 dgn k1 hanya digaji APBN/APBD itu aja, kalau mslh masa kerja sama lamanya dan bahkan lama k2….angkat aja sperti k1 prosedurnya bpk-bpk yg terhormat..

    • bener tuh… bnyk data yg palsu di honor katagori II.. seharusnya BKN menetap saja.. Sk honorer tahun 2005 yg ditandatangani oleh pejabat daerah (BUPATI) gak pandang bulan.. jd tdk terjadi pemalsuan data.. klw begini peraturannya mah… bs aja sanak kluarga dr pejabat skpk di buatkan srt SK palsu..

      • betul sekali saya uda membuktikannya.ada temen gue memanipulasi data,maklum anak penjabat daerah

  2. seharusnya pemerintah tdk perlu lg melakukan tes,.krn pengabdian nya itu sudah melebihi daripada tes yang lebih dahsyat.karena bekerja tanpa gaji,istri dan anak perlu makan,yang di cari tidak banyak,KAIS PAGI RUGI PETANG.BON MENUMPUK. KASIAAANNNNN…..

    • btull!!saya anjurkan supaya gaji2 pejabat klo prlu di potong,tuk perekrutan tenaga honorer,sedangkan gaji honorer cuma upilnya aja.bon di mna2,anak istri terlantar skian thn lamanya,mkan seadanya..pikir donk bossss!!!

    • bersaing sesama honorerv membuka peluang bg pejabat daerah untuk melakukan kkn, menurut saya, sebaiknya tidak di lakukan tes tersebut. kami yang sdh kritis umur ini mempunyai sdikit peluang untuk bisa di angkat menjadi cpns. jangan sampai tes itu di jadikan ajang sogok mexogok. oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

    • iya tuh… paling tidak.. tenaga honorer sdh paham akan birokrasi pemerintahan.. klw dari umum kan harus belajar lagi dr nol.. yg sedihnya.. PNS yg lulus dari umum belajar sama tenaga honorer.. mengabdi buat negara.. jgn di tambah menderita pak…

  3. walaupun kategori 2, mereka yang mengabdi sebelum jauh 2005 tidak melalui test, karena mereka adalah bagian dari kategori 1. Karena suatu hal, mungkin karena administrasi atau apa mereka tak masuk kategori satu, misal: pemda yang tak akomodatif terhadap peg honorernya. saya tak setuju dengan test ini. karena saya sendiri mulai gtt tahun 2002, karena saat database saya tersingkir. karena tak ada tulisan ngajar ekonomi.

    • YAH.. LAGI-LAGI KORBAN PERLAKUAN DAERAH .. yang pada intinya emang sistem ini sudah biasa di instansi kita yang nota bene birokrasi pemerintah… saya juga tidak habis pikir… ternyata memang birokrasi kita emang lanjutan dari imperalisme penjajahan.. yah itulah… keadaannya .. birokrasi pemerinyah yang sudah digaji rakyat dengan segala jerih payah selalu tidak dimbangi dengan kerja yang benar dari birokrasi.. mereka selalu memanfaatkan keadaan untuk kepentingan perut mereka, dan bukan rahasia umum, yang berduit bisa selamat, sementara yang murni hanya 0,0002% untuk menghindari kesan sogok menyogok….. dan sepertinya ini akan bergulir terus….. nurani mereka sudah bosok, sudah mengatas namakan duit untuk menyelesaikan masalah, bahkan mereka terlupa bahwa mereka yang gaji rakyat…. entah kapan kita berdo’a moga Alloh beri moment atau suatu hal sehingga bisa merubah keadaan hingga yang dipinggir sana bisa merasakan kemerdekaan benar… bisa mendapat dana pensiun tanpa harus jadi PNS yang penuh dengan penyakit.

      • alhamdullilah BKD kabupaten ciamis sangat peduli dg mengadakan berbagai macam seleksi untuk honorer kategori dua apalagi di awasi oleh masyarakat dan KTSI semoga benar yg di usulkan BKD semuanya di angkat tanpa test dan saya himbau kepada honorer kategori 2 semoga tetap sabar ber ikhtiar dan berdoa semoga yg kita harapkan tercapai dg tidak ada halangan dan rintangan amin..

  4. jika masih diberikan tes lalu bagaimana dengan yang tidak lulus?apakah diangkat scra bertahap?lalu bgimana nasib honor diatas th 2005

    • yang mau dites kan tenaga honorer sebelum taun 2005 dan yang tidak dites tenaga honorer pengangkatan setelah taun 2005. Tapi bagaimana nasib tenaga honorer dibiayai APBD untuk pengangkatan taun 2005 ????? apakah ga masuk hitungan ???????? kategorinya ikut yang mana??????????????????????????????

  5. ya tes lagi dech……….tapi wajar sich bapak menpan dan mendiknas kan belum pernah jadi tenaga honorer, jadi mana mungkin merasakan seperti kita ya. jadi guru honorer tetap atau GTT ( guru tunggu tunggu dan tunggu….)

  6. Kenapa mesti di tes lagi, kasihan benar nasib honorer kategori II, dan gimana yang uda umurnya sampai 40 tahun, mgnkin pengatahuan nya tentang ilmu pendidikan yang dipelajari nya uda ngk ada yang ingat lagi, sebaiknya usah diadakan tes lagi lagi, kasihan benar nasib nya

    • tes juga percuma kok…lagian soalnya pasti ga ada yang nyambung dengan profesinya masing2. kalau tes untuk formalitas menutupi yang KKN ya sekali…Pemerintah PLEASE RASAKAN SUARA HATI HONORER.

  7. seharusnya tak perlu tes lg ,karena telah lama mengabdi,tanpa gaji lg..sebaiknya diangkat lsg seperti kategori 1.lebih cepat lebih baik nanti ada pihak 2 yg nyelonong..

    • kalau kategori 1 otomatis bisa diangkat, apa bedanya dengan kategori 2 yang ber nasib sama sebagai abdi negara…mana keadilan pemerintah?

  8. Kapan PP katagori 2 akan disyahkan karna sampai sekarang belum ada kejelas, kalau bisa jangan ada tes, malah dimanfaatkan orang yang tidak bertanggungjawab.

  9. Dengan adanya SE MENPAN No 5 tahun 2010 banyak tenaga honorer khususnya K II yang memanipulasi data membuat SK palsu tanpa sepengetahuan Kepala yg bersangkutan. terbukti Pengumuman data nominatif tenaga honorer yg dikirim ke BKN oleh BKD banyak yang direkayasa. bahkan baru seumur jagung juga bisa lolos ke BKN. Kepada kepala BKN kalau selesi tenaga honorer K 2 yang dikirim oleh BKD untuk data base 2011 yang teliti agar tidak merugikan honorer lain yang benar benar masa kerjanya sudah lama. saya kecewa dengan BKD di kabupaten saya yaitu NGAWI padahal tahu banyak rekayasa tapi kenapa diloloskan masuk nominatif daftar tenaga honorer yang diusulkan ke BKN. dari jumlah 710 tenaga honorer yang diusulkan ke BKN bulan Desember 2010 kemarin 50% data palsu/rekayasa. Tolong BKN jangan mudah dibodohi dngan data/SK palsu. terima kasih

    • sabar……….kalo emang rezeki, gak akan kemana…………..

    • itu Benar…!!!!!!! banyak kecurangan orng yg baru2 masuk honorer heeee ikut berlomba bikin SP dan absensi wah gak ada malu dan atasanpun mau nanda tanganin SP tersebut,,,,,ohhhh dunia ini uda runnyam semrawut mmng benar KKN sampai kapanpun gak bisa hilang kecuali semua pegawai dari presiden sampai ke RT ganti semua atau perubahan total….

      • saca mengabdi dari Th 1995/1996 s/d sekarang 2012 gak perna berhenti gak ada yg perduli karena gak ada untuk ngasih KKN padahal pekerjaan setiap hari dari pagi bahkan sampai malam hari selalu ada penarikan pajak hotel dan Restauran, pajak PBB, sampai kebersihan kantor, kebersihan jalanan selalu bawa baktor dan mesin potong rumput, dan kegiatan BPS pendataan penduduk P4B, pendataan ekonomi, hewan, pertanian, pemetaan wilayah, bahkan sampai kurir ngetik surat sampai antar ke RT/RWpun saya jalanin tiap hari apapun yang atasan perintah saya selalu siap menjalankannya coba cek turun langsung dan tanya di setaf atau SKPD tersebut,,,,,,tapi kenapa masih meragukannya kalau untuk kepandaian bermasyarakat ke lapangan saya beranih taruhan tapi kalau tes kyknya kalah deh sama anak2 yg baru kemaren pada masuk dan bikin surat SP palsu.

  10. Saya sangat setuju sekali jika pengangkatan CPNS dari tenaga honorer K II melaui tes, ini untuk mutu dan kwalitas honorer di indonesia biar indonesia lebih maju, tidak menggaji dengan sia-sia, karena sekarang ini banyak tenaga honorer yang mebludak diinstansi2 pemerintah. apalagi sistem family. Saya Setuju sekali. TES jalan yang terbaik……………jadikan indonesia sumber daya manusianya lebih maju dan berkwalitas.

    • setuju juga kalau memang ada jaminan tes dengan kredibilitas tinggi.Tapi mana ada yang menjamin keaslian tes.sementara ini tes cpns saja banyak oknum KKN nya.Yang lebih manusiawi adalah utamakan dong yang lama pengabdian,sarjana,tentunya yang berumur kritis.

  11. Please donk ach!……
    sudah mah tersingkir berkas tahun 2005 hilang entah kemana oleh panitia perekrutan, sekarang dihadapkan kepada ketentuan yang masih 0, tolong pengebadiannya di hormati !!!!

  12. Tes sesama honorer yang diberlakukan akan membuka peluang KKN dan pelelangan jasa CPN bagi pejabat yang mempunyai peluang / celah bisa memloloskan CPNS. rahasi seperti ini udah umum dididengar. Mungkin ini yang diharapkan oleh para pengambil kebijakan biar dapat uang tambahan ?

    • Ya tuh…biar mereka yang terlibat perbuatan tidak manusiawi itu dapat keadilan di dunia akhirat…PERUTNYA KEMBUNG KARENA MAKAN DUIT HARAM…

  13. Kalo bisa …. untuk kategori 2 ditiadakannya tes sesama honorer karna akan ada membuka peluang KKN di daerah masing2 . pokonya sdh jelas diliat dari TMT masa kerja, Usia dan Pendidikan sudah bisa di tebak. dan tolong data yg katagori 2 ini sudah sapai kemana ? dan kapan di Umumkannya ? terimakasih.

  14. kami juga manusia PNS GAJI 1 BULAN KAMI KERJA SATU TAHUN wahai sang pengambil kepytysan di manakah nuranimu di manakah keadilanmu

    • kasihan dech…….coba belajar buka usaha……rejeki itu datangnya bukan dari PNS aja……….tapi dari allah banyak memberikan rezeki….

  15. Jika Ketegori II diadakan tes, maka ada kemungkinan tenaga honorer yang masa kerjanya lebih dari 6 tahun akan tergusur dengan tenaga honorer dibawah 6 tahun.apalagi jika tenaga honorer tidak mempunyai cukup dana.karena kita semua tau Tes sesama honorer yang diberlakukan akan membuka peluang KKN dan pelelangan jasa ( uang pelicin ) CPN bagi pejabat yang mempunyai peluang / celah bisa memloloskan CPNS. mohon ditindak lanjuti dari berkas uang kami serahkan bisa diamati TMT masa kerja.kalo boleh usul agar tidak terjadi kecurangan pendataan tenaga honorer dukumpulkan di badan Kepegawaian Daerah dengan menunjukkan ABSEN ASLI dari pertama mengabdi sampai dengan sekarang.kita sudah lama mengabdi di instansi pemerintah, kami mohon perhatikan nasib kami.semoga jalan yang diputuskan untuk nasib kamu adalah jalan yang terbaik. amien

  16. Jika Ketegori II diadakan tes, maka ada kemungkinan tenaga honorer yang masa kerjanya lebih dari 6 tahun akan tergusur dengan tenaga honorer dibawah 6 tahun.apalagi jika tenaga honorer tidak mempunyai cukup dana.karena kita semua tau Tes sesama honorer yang diberlakukan akan membuka peluang KKN dan pelelangan jasa ( uang pelicin ) CPN bagi pejabat yang mempunyai peluang / celah bisa memloloskan CPNS. mohon ditindak lanjuti dari berkas yang kami serahkan bisa diamati TMT masa kerja.kalo boleh usul agar tidak terjadi kecurangan pendataan, tenaga honorer dukumpulkan di badan Kepegawaian Daerah dengan menunjukkan ABSEN ASLI dari pertama mengabdi sampai dengan sekarang.kita sudah lama mengabdi di instansi pemerintah, kami mohon perhatikan nasib kami.semoga jalan yang diputuskan untuk nasib kami adalah jalan yang terbaik. amien

    • setujuuuuu.Moga tidak ada suap menyuap soalnya kasian yang tidak punya duit.

  17. kepada dewan yang terhormat, dapat menganulir guru-guru yang diangkat oleh yayasan, agar dapat di angkat menjadi pns, agar pp nya nanti katagori 2 ini tidak pakai tes, sudah lama kerja belum juga di angkat ….

  18. kepada dewan yang terhormat, r guru-guru yang diangkat oleh yayasan, agar dapat di angkat menjadi pns, agar pp nya nanti katagori 2 ini tidak pakai tes, sudah lama kerja belum juga di angkat ….

    • Sudah jelas… Klo yayasan tidak akan mungkin d angkat CPNS. Tapi akan di berikan kesejahteraan

  19. Sebaiknya honorer K2 dikaji ulang apakah data yg dikirim ke BKN oleh BKD benar-benar akurat apa tidak, mohon diadakan sidak data ke UPT maupun Dinas Pendidikan Setempat, dan jika terbukti data yg dikirim itu rekayasa/palsu sebaiknya honorer yg bersangkutan tersebut di delete saja datanya dari daftar ketenagaan atau dipending pendataannya sampai 10 th kedepan biar jera dan tidak main2 dgn hukum. Kalau pemerintah tidak menindak lanjuti masalah ini maka kedepannya akan semakin banyak honorer yg memalsu SK, SK jd obral murah semurah harga garam.

  20. nasib honorer kategori 2 akan tambah tersiksa karena tidak lulus tes dikarenakan tidak punya duit

  21. Apakah HONORER KEJAKSAAN juga termasuk kategori II,kebanyakan mereka sdh mengabdi lebih dari 10 tahun bahkan ada yang hampir 20 tahun(kenyataan memang demikian bahwa di instansi kejaksaan negeri tiap kabupaten di jawa timur byk tenaga honorernya).Bagaimana nasib mereka jika tidak diangkat jadi PNS,sdg UMR tidak sesuai ,apakah mereka akan diPHK,Dimana hati nurani para jaksa agung dan Menpan.Makin tersiksa jika kategori II di tes pdhal usia mereka 40 tahun lebih sedang pengabdiannya sampai 20 tahun ke atas,malah bikin KKN merajalela dalam arti YANG BERDUIT YANG BERKUASA.Dimana HATI NURANIMU dan KEBIJAKSANAANMU serta KEADILANMU.

  22. Apakah HONORER KEJAKSAAN juga termasuk kategori II,kebanyakan mereka sdh mengabdi lebih dari 10 tahun bahkan ada yang hampir 20 tahun(kenyataan memang demikian bahwa di instansi kejaksaan negeri tiap kabupaten di jawa timur byk tenaga honorernya).Bagaimana nasib mereka jika tidak diangkat jadi PNS,sdg UMR tidak sesuai ,apakah mereka akan diPHK,Dimana hati nurani para jaksa agung dan Menpan,serta DPR RI/MPR RI.Makin tersiksa jika kategori II di tes pdhal usia mereka 40 tahun lebih sedang pengabdiannya sampai 20 tahun ke atas,malah bikin KKN merajalela dalam arti YANG BERDUIT YANG BERKUASA.Dimana HATI NURANIMU dan KEBIJAKSANAANMU serta KEADILANMU.

    • hanya satu kata lawan KKN, kita terus berjuang agar hnr ktgr 2 langsung pemberkasan

  23. ya emnag tidak adil…kl melihat dr pengorbanan guru yang udah bertahun-tahun..saya baru 5 tahun mengabdikan menjadi seorang guru..sudah pusing kl melihat mslh keuangan…krn gajihnya hanya 150/bln..!apa lagi hidup dikota…tp kalau diniatkan ikhlas dalam mengajar…Allah selelau memberikan jalan keluar bagi saya…!yakin aja kl Allah sudah menghendaki saya menjadi pns past saya aka keterima.Amiin!

  24. saya ga stuju bgt, please deh jangan pake tes sgala kami sudah mengabdi 8 tahun dan tercecer ga bisa katut kategori 1 masak harus dites lg, ohh what a pity I am……..

  25. tolong pak jangan jatuhi nasib kami honorer kategori 2,angkatlah kami pak semuanya,jangan ada tes-tesan…kami sudah mengabdi di instansi 7 tahun ngk masuk data base pula lagi sejak tahun 2004 kami mengabdi..tapi bkd kami selalu menolak usulan data base,kami ngk setuju aadanya tes yg mau di adakan,angkat lah kami dengan tanpa tes pak….tolooooooooooooongg lah nasib kami pak menpan dan Rb EE mengindaan…

    • Seharusnya Bapak Presiden SBY jangan mau asal teken saja langsung diangkat aja para tenaga honorer pak, tolong pak perbaiki nasib tenaga honorer pak, kami yakin amal baik bapak pasti dibalas oleh Allah SWT, Walaupun Bapak nanti sudah tidak menjabat pasti selalu akan diingat budi baik bapak… Kami rata-rata tenaga honorer sudah mempunyai anak istri, biaya kebutuhan sangat mahal.. kami sangat berterima kasih seandainya Bapak mau mendengan Suara kami…

    • benar sekali itu knp mesti ada test lg hrsnya perioritaskan kami yg telah mengabdi bertahun tahun dgn adanya test sprtnya menjadi ajang yg punya uang saja yg bs berhasil lulus cpns

  26. Betul…betul…betul….hal ini memberi peluang untuk KKN yang ujung-ujungnya juga ada yg minta duit.. kasihan banget nasib honorer kategori 2 sudah mengabdi dengan imbalan yg tidak sesuai masih juga dipolitisasi dengan model test segala apa bedanya pengabdiann yg telah diberikan dgn kategori I dan II toh selama ini bekerja untuk pemerintah apalagi yang tinggal di daerah terpencil dan apakah pak mentri tdk memikirkan umur mereka yg sudah 40 an, begitu banyak waktu mereka yg habis digunakan untuk mengabdi padsa negara… coba kalau bapak berada pada posisi mereka yang digaji kadang 6 bulan sekali itupun hanya 200ribu perbulan… masih pantaskah bapak membuat mereka kecewa dgn adanya test yang bisa jadi membuat mereka gagal diangkat hanya karena test.

  27. yah Setuju. 100% sy jg ikut menolak diadakan tes untuk pengangkatan honorer ktgri II lewat tes.

  28. Sangat tidak setuju diadakan tes bg katageri II, apalagi bagi yang usia kritis diatas 40 tahun kasihan mereka lebih baik diangkat dengan cara bertahap berdasarkan usia dan masa kerja spt katageri I, mereka telah lama mengabdi utk negara tp knp perlakuan berbeda pdhal masalah kerja antara kategori I dan II gak ada bedanya sama2 bekerja cuma beda nasib aja, Dengan Tes ada peluang permainan di daerah rawan KKN sy yakin gak bakalan murni hasil Tes pasti kembali lagi ke DUIT……. kl gak punya DUIT….ya gigit jari… PNS… cuma angan-angan… TOLONG BPK MENTERI DAN ANGGOTA DEWAN YANG TERHORMAT PERHATIKAN

    • yahaku juga stuju, kini dah berkliaran orang 2 memanfaatkan kesempatan dalam derita honorer kategori 2.apalagi yang usia kritis …………. dia menangis….tak berdaya ..dimana hati nurani beliau yang berwenang da berkuasa…….janagan tindas kami honor kategori 2 yang penuh derita……

  29. PEMERINTAH, DPR SAMA SAJA. MATA BUTA NURANI MATI, HONORER SUDAH BERTAHUN TAHUN MENGABDI, GAJI SANGAT TIDAK MANUSIAWI, TAPI DIADAKAN SERTIFIKASI, SEHINGGA KERESAHAN ADA DIMANA MANA. YANG DAPAT MERAPEL PULUHAN JUTA. YANG HONORER, MATI TAK TERURUS. MENYAKITKAN ….., PERBEDAAN KESEJAHTERAAN YANG LUAR BIASA.

  30. Saya pagi pagi berangkat dengan pakaian rapi tp kantong kosong gak ada duit..

    Pernahkah para pejabat berfikir ke arah situ…?

    Ya Tuhan.. Bukalah mata hati pikiran mereka…

  31. Kepada Pemerintah sy mohon untuk Kategori 2 tlng diperhatikan. karena slama ini sy telah berkorban banyak. Swaktu pendataan untk Kategori 2 ada 4 guru honorer di tempat sy, kemudian 2 diantaranya berbohong mengenai data yg tercantum di SK mengeai masa kerja, kemudian BKD mengetahui hal tersebut dan 2 org ini akhirnya di coret dari data kategori 2. Ternyata guru-guru di tempat sy bekerja tidak terima yg 2 org ini tidak diterima datanya oleh BKD, akhirnya sy menjadi sasaran mereka sy diminta untuk keluar dari sekolah tersebut dengan cara guru-guru di sekolah tersebut tanda tangan dalam rangka protes supaya sy dikeluarkan. Allhamdulillah ad sekolah yang baik sma sy, meskipun sekolah tersebut diberikan berita yang buruk-buruk tentang sy oleh guru-guru yg bekerja di tempat dulu agar tidak menerima sy, tetapi kepala sekolah yg baru sangat bijak sana dan beliau tetap mau menerima sy. Dari sinilah sy bersyukur trnyata pertolongan Allah SWT benar-benar ad pd diri sy. Sy mohon kepada Penerintah agar memperhatikan keabsahan terutama dalam penerimaan data2 Kategori 2 apalagi nanti akan diadakan tes untuk pengangkatannya. Dan untuk sukwan yg baru menghonor harap sabar tlng hargai kami yg benar-benar sudah mengabdi lama. Belajarlah SPORTIF agar rezeki kita halal slamanya …..

  32. saya tidak setuju di adakan tes untuk gelombang yg ke 2 ………..!!!!!!!!!!!! tidak setujuuuuuuu

  33. gak setuju!!!!!!!!!!!! sama pemerintah kalau di adakan tes………………untuk gelombang yang ke 2……………………………………..tolong di fahami saya dah berkerja 10 th di pemerintahan dan gaji saya rp 200.000 perbulan buat makan aja susah apa lagi kost, tolong pemerintah kasih peluang yang sama seperti gelombang ke 1……………saya juga manusia pak

  34. dengan adanya tes antar honorer kategori 2 semakin menimbulkan KKN, sebab fakta dan kenyataan di lapangan (di instansiku) ada seorang honorer (bertetangga dengan Asisten Bupati) yang tidak bisa membuktikan SK pengangkatan serta pendapatan honor dari APBN/APBD sudah menjadi PNS TMT 2007.
    Hanya dengan kesaksian kepala sekolah, bendahara UUDP dan kepala sub bagian tata usaha di BKD kabupaten, honorer tersebut lolos seleksi PNS jalur honorer.
    Sudah saya konfirmasi ke BKD Kabupaten, BKN Kanreg Yogyakarta dan SMS 9949 (SMS ke Presiden SBY) sampai sekarang belum ada tanggapan.

  35. saya juga mengirim sms ke 9949 tentang keluhan kami dari kategori 2 belum ada tindak lanjutnya katanya ini ke SBY atau jgn2 sms nya tdk disampaikan, tapi namanya amanat yang saya sampaikan lwt sms ini adalah aspirasi rakyat kecil seperti kami para honorer kategori 2, jika mang aspirasinya tidak disampaikan sama aja orng yang menerima amanat tidak bisa memegang amanah

  36. YAA ALLAH…BUKALAH MATA HATI PARA PETINNGGI KAMI. SEMOGA MATA HATI MEREKA TIDAK BUTA DAN MAU MENDENGAR SERTA MENAMPUNG ASPIRASI KAMI.
    TOLONG DONG PERHATIIN NASIB GURU ” OEMAR BAKRIE “….

  37. Peraturan dibuat, agar bisa dilanggar, kalo emang punya niat baik, ambil aja laporan bulanan di dinas masing2, gk akan ada rekayasa, itu pun kalo lapbulnya msh tersimpan di arsip, pastinya sih udah pada ilang, krn birokrasinya gak propesional, maksud saya profesional

  38. BERAPA PUN KUATNYA PROTES KITA… SEBANYAK APA PUN KELUAHAN KITA…. PERCUMA SAJA… CZ PEMERINTAH DAH BUTA MATA LAHIR DAN BATIN NYA… DAN TULI TELINGA NYA… MUDAH-MUDAHAN KITA BISA MELIHAT AKIBAT KEBUTAAN DAN KE TULI AN MEREKA.. YANG TELAH MENDZHOLIMI KITA…

    • memang betul pemerintah kita mang payah, lihat aja doa orang2 yang terzholimi , smg pemerintah sadar dan berbuat yg terbaik untuk rakyatnya

  39. Oke boz! lok mau diadakan tes sesama mereka! tpi, tlg perhatikan daerah kabupaten2, yg tingkat KKN-nya sangat tinggi! Survey lah ke daerah Sum-Sel! Ditanya masyarakatnya, kebupaten mana yg menurut mereka tingkat KKN-nya paling tinggi! Biar KKN bisa di bumi hanguskan! oke Boz!

  40. Kalau Semuanya di kembalikan ke Pemerintah Daerah, maka Masalah Tenaga Honorer tidak akan Selesai. terutama kami yang honor di perkampungan, Saya adlah tenaga honor yg sudah bekerja selama 10 Tahun dan memiliki Kualifikasi Pendidikan yg sesuai namun selalu tidak diberi kesempatan walaupun saya juga menerima Tunjangan dari APBN (Fungsional) tp selalu kembali ke UU Otanomi daerah setempat. sehingga setiap di komfirmasi seolah2 kami Guru Honor menjadi Boomerang bagi Pemerintah Daerah atau Dinas Terkait.

  41. saya tidak setuju kalau honorer harus tes sesama honorer….bagaimana negeri ini bisa bersih dari kolusi dan nepotisme….apa ga kasihan yang sudah mengabdi puluhan tahun tapi masih harus berjuang untuk mendapatkan haknya bisa diangkat CPNS yang memang seharusnya sudah diangkat…….sejak dulu…tapi karena negeri ini tidak bersih jadinya yang harusnya sudah diangkat kalah dg yang namanya uang…..hebat negeri ini

    • sangat setuju mari kita lawan KKN yg sdh mengakar di negeri ini

  42. kasihan tenaga honorer kategori 2 yang harus di tes,,,,karena udah puluhan tahun bahkan usia kritis,,,itu sebenarya sama dng kategori1hanya tercecer entah apa sebabnya saja,,,tolong penguasa lihat mereka yang penghasilanya sedikit tapi pengabdianya untuk negara ini,,,,banyangkan kalau anda jadi mereka yang masa kerjanya sama dng kategori 1,,,,,masak harus di tes,,,,,,,

    • cari kerja di negeri sendiri aja memang susah, sama hal nya dengan nasib para tenaga honorer yg berada di lingkungan pemerintah, walau dengan mengabdi bertahun – tahun dengan penghasilan yang jauh di bawah standar kelayakan tapi beban tugas sama dengan para PNS bahkan lebih dari PNS dikarenakan para tenaga honorer selalu di perbudak oleh para PNS. Maka dimanakah rasa keadilan itu, bagi kami yang mnejadi tenaga honorer, beda dengan hal nya anak2 para pejabat yang lulus seleksi melalui jalur umum walaupun mereke baru lulus kuliah bahkan proses kelulusan nya pun di percepat,..Kami mohon kiranya kepada Bapak- bapak dan Ibu – ibu yang mempunyai wewenang dalam hal ini Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan BKN, Tolong perhatikan Nasib para Tenaga Honorer khususnya Kategori II,..Terima kasih atas perhatian nya, mudah2an Allah SWT memberikan petunjuk dan Jalan-Nya,..amiiinn…

    • pemerintah emang sudah buta tuli thdp rakyat kecil, saya setuju tidak perlu tes, hanya akan menjadi ajang kkn nantinya, apa sih bedanya kategori 1 dan 2 , toh hanya pd sumber penggajian, kalo kategori 2 malah sumber gajinya dari dana masyarakat, shrsny pemerintah berterimakasih donk sama masykt, yg mana uangnya sdh disisihkan utk menggaji honorer yg mengabdi di instansi pemth selama puluhan th, itu berarti mengurangi beban APBN / APBD selama ini, sdh sepantasnya langsung pemberkasan tanpa tes spt kategori 1

  43. lanjutkan……!!!

  44. cari kerja di negeri sendiri aja memang susah, sama hal nya dengan nasib para tenaga honorer yg berada di lingkungan pemerintah, walau dengan mengabdi bertahun – tahun dengan penghasilan yang jauh di bawah standar kelayakan tapi beban tugas sama dengan para PNS bahkan lebih dari PNS dikarenakan para tenaga honorer selalu di perbudak oleh para PNS. Maka dimanakah rasa keadilan itu, bagi kami yang mnejadi tenaga honorer, beda dengan hal nya anak2 para pejabat yang lulus seleksi melalui jalur umum walaupun mereke baru lulus kuliah bahkan proses kelulusan nya pun di percepat,..Kami mohon kiranya kepada Bapak- bapak dan Ibu – ibu yang mempunyai wewenang dalam hal ini Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan BKN, Tolong perhatikan Nasib para Tenaga Honorer khususnya Kategori II,..Terima kasih atas perhatian nya, mudah2an Allah SWT memberikan petunjuk dan Jalan-Nya,..amiiinn…

  45. “PAHLAWAN TANPA TANDA JASA”PENGANGKATAN GURU HONORER SEBAIKNYA DILIHAT DARI MASSA PENGABDIANNYA DULU,KASIHANI MEREKA SUDAH TERBEBANI KEBUTUHAN EKONOMI,USIA,DAYA INGAT YG SUDAH BERKURANG.KAPAN LAGI MEREKA DIBERI KESENANGAN…..BILA PEMERINTAH BIJAK ANGKATLAH MEREKA YG SDH MENGABDI PULUHAN TAHUN JADI PNS,BERILAH PENGHARGAAN SEBAGAI TANDA JASANYA….

  46. membukan ruang untuk korupsi (indonesia ngak putus putus dengan korupsi. kalau honorer di tes sesama honor kemungkinan besar kesempatan untuk korupsi. emang ya pejabat pejabat indonesia semua makan uang haram.

  47. saya lulusan SMA tahun ’99
    jadi kernet mobil sampah dari 3 januari ’05
    jadi tukang sampah/penyapu jalan sejak 2 januar ’06
    sudah mengisi pendataan honorer kategori 2
    yang saya mau tanyakan, apakah ada formasi untuk tukang sampah seperti saya? mengingat banyak teman2 saya yang bernasib sama.
    dan apakah harus mengikuti test juga?
    terima kasih.

  48. Tes belum dijalankan..tetapi sudah banyak tawaran bagi honorer kategori II, berkisar 60 -100 jt gimana ini?

  49. klo kita melihat pada pemerintah yg buta dan berbpendapat pada pemerintah yg tuli sampai kapanpun nggak ada artinya ….honorer kat 2 kok diseleksi pakai tes yg pasti buat kkn honorer siluman sehingga honorer yg benar2 dan telah lama mengabdi akan selamanya tersingkirkan iroonis sekali ………

  50. tessss cuma buat ajang KKN!

  51. pemerintah jangan ambil uang kita,buktikan kalian bebas KKN??? Test hanya membuat kami menghamburkan uang doangggggg …

  52. kenapa kategori 2 pengangkatanya dibedakan dg kategori 1 yg langsung pemberkasan, sementara kategori 2 harus mejalani tes, toh sama2 honorer yg mengabdi di instansi pemerintah, kalo harus tes kasihan yg sudah tua masa kerja sdh puluhan tahun, bisa jadi kegusur yg muda2 yg kesemptannya msih panjang. Seharusnya juga mempertimbangkan faktor usia dan masa kerja donk, Dalam permasalahan ini pemerintah juga harus bijak, pengabdian puluhan tahun kalo tes tidak lolos terus mo dikemanakan nasib si tua

  53. Ya……… itu memang betul sekali apa yang di komentarkan oleh fani khaerani, saya setuju sekali tentang itu, maka akan timbul masalah dengan KKN kembali kapan dong bersihnya negara ini dari kerakusan,yang memanfaatkan peluang ini, dimana ada kesempatan maka itu adalah peluang untuk berbuat. saay mohon pada pememrintah dan pihak wakil rakyat janganlah membrikan kesempatan dan peluang kepada mereka yang suka memanfaatkan kesempatan tersebut…..

  54. betul klo bs jangan ada lagi tes bag honorer kategori II, soalx pengabdian kami sdh 10 Tahun, d mana rasa kemanusiaan pemerintah, bs jadi ada peluang kolusi, nepotisme bagi yg dekat dengan pembuat kebijakan bagi honorer kategori II, jadi…… angkatlah mereka sebagai PNS bagi Honorer Kategori II tanpa tes……. dan jangan lagi ada Honorer kategori III berikutx ok, salam dari kami para pembuat kebijakan di Pusat. Wassalam

  55. klo bs kami berkomentar, angkatlah Honorer kategori II, dengan persyaratan Umur sudah kritis, Sarjana Strata Satu, Sarjana Strata Dua…..ok.

  56. betul. jadi akan senang dan berterima kasih apabila honorer kata gori II.disamakan dengan katagori I Tanpa tess.Karna Allah Akan Mencatat Amat baik dan tulus para aparat yang menanggani semua ini……………………. amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin

  57. ya Allah, semoga yang nyogok nanti. dan yang nerima sogokan jadi pns cepet mati.
    kapan bagian saya klo gitu terus ?

  58. iye, seharusx jgnmi lagi ada tes, soalx bgm yg umur sud 40 tahun kasian, mengabdi sudah lama., tlong kebijaksanaan para pembuat kebijaksanaan d pusat agar pro dengan rakyat kecil yg lama mengabdi insya allah kebijaksanaan bapak memberi angin segar dan tenggorongan yg sdh lama kering yg dialami honorer K II jadi basah kasian……. wslm

  59. yap betul……….CPNS dari honorer tdk usah pake tes kasian mereka yg ngabdi lama………..jika pake tes disingkirkan oleh org2 yg punya duit…apa bedanya dg honorer kategori 1 toh qt sm2 mngabdi………..

  60. Betul…betul…betul….hal ini memberi peluang untuk KKN yang ujung-ujungnya juga ada yg minta duit.. kasihan banget nasib honorer kategori 2 sudah mengabdi dengan imbalan yg tidak sesuai masih juga dipolitisasi dengan model test segala apa bedanya pengabdiann yg telah diberikan dgn kategori I dan II toh selama ini bekerja untuk pemerintah apalagi yang tinggal di daerah terpencil dan apakah pak mentri tdk memikirkan umur mereka yg sudah 40 an, begitu banyak waktu mereka yg habis digunakan untuk mengabdi padsa negara… coba kalau bapak berada pada posisi mereka yang digaji kadang 6 bulan sekali itupun hanya 300ribu perbulan… masih pantaskah bapak membuat mereka kecewa dgn adanya test yang bisa jadi membuat mereka gagal diangkat hanya karena test.
    Ya……… itu memang betul sekali apa yang di komentarkan oleh fani khaerani, saya setuju sekali tentang itu, maka akan timbul masalah dengan KKN kembali kapan dong bersihnya negara ini dari kerakusan,yang memanfaatkan peluang ini, dimana ada kesempatan maka itu adalah peluang untuk berbuat. saay mohon pada pememrintah dan pihak wakil rakyat janganlah membrikan kesempatan dan peluang kepada mereka yang suka memanfaatkan kesempatan tersebut…..

    siapa ada duit walau baru ….y menang ..kasihan don kita yg miskin ,….sialah pengabdian

  61. semua komentar teman teman sangat betul sekali ,saya sangat setujuh ….
    ]

  62. tolong kami pak ..yg duduk dipemerintahan .apalagi teman teman TKS ….

  63. ini adalah suara rakyat ……
    tidak setuju tes …uud alias ujung ujungnya duit

  64. kalau tes pasti membuka peluang kepada pemerintah tertentu untuk korup ..atau siapa ada uang y menang ,,

  65. untuk pemerintah …..kalau memang mau menuntaskan honorer …..jangan setengah-setengah dong……pengangkatan cpns kategori 2 melalui tes akan menimbulkan praktik kkn……dan semuanya akan dirugikan ….baik pemerintah maupun honorer sendiri……

  66. Iya ya. Kalau di tes sesama honorer, nanti para pejabat yang bisa meloloskan akan dapat peluang bisnis, … INGAT KEJAHATAN BUKAN HANYA KARENA NIAT TAPI JUGA KARENA ADANYA KESEMPATAN,…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  67. iya angkat mi cepat itu honorer Kategori I Maupun kAtagori II, krn perbedaanx hanya satu yg biayai APBN dengan Bukan Biaya APBN…..
    lalu tutupmi lagi pengangkatan honorer….. konsisten ki sedikit para penentu kebijakan………….. klo toh mau lagi pengangkatan honorer yah sudahpi masax SBY jadi presiden….kan kasimi dulu peluang Bagi teman- teman yg memperjuangkan dirix, klo bisa moratorium sampe 2014 lah sampe SBY Habis masa waktux jadi Presiden, (tuntaskan dulu masalah yg belum selesai) jd pemimpin BARU lagi….. nanti yg membuat kebijakan baru……….., ok penentu kebijakan…. hidup penentu kebijakan….

  68. ya…orang kecil seperti honorer mang tmpat sasaran pejabat cari nafkah.hahahahahahahahah……………………………………………..

  69. Sya juga sangat tidak setuju dengan adanya tes pengangaktan tenaga honorer kategori 2 harusntya pemerintah bersikap adil ,samakan saja dengan pengangkatan tenaga honorer kategori 1 nagapin mempersulit lagi tenaga honorer yang udah sekian lama mengabdi untuk anak-anak bangsa,udah sewajarnya pemerintah memberi perhatian .dan tidak ada artinya gaji GURU yang PNS dibandingkan GAJI PEJABAT.

  70. kalo emnag mau ngangakt honorer k II, angkat sja g usah ruwet,,,,malah ntar kkn <<<,ujung2nya…….,, be wise bossM>>>>thank

  71. untuk apa di buat surat edaran mengenai ferifikasi dan validasi kalau nantinya tetap diadakan tes cpns karena tes cpns itu murni bukan karena hasil tes namun murni karena hasil pembesaran amplop oleh oknum oknum itu sangat merugikan seluruh tenaga honorer atau sukwan yang sudah mengabdi terlalu lama karenanya pasti tersisih oleh tenaga yang baru mendapatkan ijazah kelulusan sarjana atau yang lain walaupun mereka belum pernah merasakan duka dan suka menjadi seorang tenaga honorer

  72. kalau masih test membuka KKN lagi….. semakin berjayalah para pemegang kekuasaan….sebaiknya dilihat…..dari masa kerja…sehingga bagi yang honorer ada ketenangan dan kapastian

  73. bagai mana menindak lanjuti tentang tenaga honorer katagori 2 yang tidak terangkat?tidakkah ada cara lain selain d jadikan PTT?meninjua dari pengabdian mereka

  74. Pemerintah tidak adil jika honorer K2 harus juga diadakan tes tertulis karena itu bisa menjadi peluang bisnis bagi mereka yang berwenang.mending langsung sidak ke lembaga masing-masing itu lebih relevan karena data-data yang ada di sekolah itu riil tidak direkayasa.Padahal kita sudah benar-benar bekerja dari th 2004 kalau tidak percaya bisa dicek langsung.

  75. saudaraku semua guru honorer maupun tenaga honorer yang lainnnya rizki ada di tangan tuhan kita hanya sekedar ikhtiar dan berdo’a hanyalah tuhan yang menentukan, walaupun dengan cara apapun baik itu dengan jalan bersih atau kotor kalau tuhan belum menakdirkannya kita tidak jadi pns itu perlu kita sadari tapi kita tetap harus selalu optimis, tapi perlu ingat buat saudaraku yang dikasih amanah menjadi pejabat yang bertugas dibidangnya berlaku adilah. kalau memang pemerintah atau pejabat mendzolimin kita semua sebagai sesama makhluk, tunggu saat kehancurannya. tidak ada keberkahan dalam hidupnya yang ada hanya kurang dan kurang saja. hanya kematian akhir kehidupan di dunia, nikmat dunia hany sementara

  76. saya sangat setuju sekali,kalau sesama honorer jangan di adakan tes lagi.biar harapan kami tidak sia-sia……… Merdeka !!!!!

  77. beginilah kita hidup di negara Indonesia ini……yang kaya makin kaya …yang susah mampus terus…kebijakan pejabatnya macam taik semua…keadilan hanyalah impian…

  78. Bagai mna pak/ibu klo setengah masa kerja di bi ayai oleh apbd,mulai honor sya thn 04 s/d 06 di bi ayai bp3/komite,mulai 07 s/d skrg di bi ayai apbd.pertnyaan apkah msuk ktegori 1.tx

  79. semoga semuanya mendapatkan yang terbaik….

  80. f

  81. guru honorer k2 nasibnya sia2 tidak bisa sertifikasi tidk diangkat cpns, harus dites lagi,sedangkan yang siluman pakai duit melenggang,pmrth memang buta hati dan mata

  82. teszz teszz knapa harus tezs lo akibatnya dijual blikan ………ama penjabat penjabat itu…..! kita semua butuh transparan semua, tes gpp tp pada slsei tes soal bleh dibawah pulang trus pengumuman disertakan kunci jawaban dimedia ……itu aja dr q

  83. jalur testing…rawan kkn tukh…..

  84. HARUS DI TEST??? YA AYO SILAHKAN ! SIAPA TAKUUUUT…!

  85. LUMAYAN, PEMASUKAN BUAT BELIAU-BELIAU…

    HAHA^^ MASA SEEH HOMORER KO DITEST LAGI?? WKWKWKWK^^

  86. PENDIDIKAN DI NEGERI KITA AKAN SEMAKIN TERPURUK
    Latar Belakangnya :
    1. TENAGA GURU DI DAERAH SANGAT KURANG, Coba saja bayangkan Guru PNS di SD-SD di Daerah rata-rata paling banyak dua orang, Kalau Honorer itu jangan dulu dihitung, karena tidak akan bisa sama kesejahteraannya dengan PNS jadi jangan terlalu dituntut kalau masih statusnya honorer, terkecuali PEMERINTAH dapat BIJAKSANA mengangkat tenaga honorer itu secepat mungkin.
    2. PENAMBAHAN KESEJAHTERAAN (TUNJANGAN) BAGI PNS DINILAI KURANG EFEKTIF, LEBIH BERTUMPU PADA IMFLEMENTASI MENGHAMBUR-HAMBURKAN UANG NEGARA, Coba saja bayangkan, PNS mendapat (Tunjangan Sertifikasi, Tunjangan Fungsional, Tunjangan Kinerja, Tunjangan Guru Daerah Terpencil, dll) tetapi MUTU/KUALITAS dan KINERJA sama saja, malahan terkadang KUALITAS ada di Guru Honorer. INTINYA = MENGHAMBUR-HAMBURKAN UANG NEGARA, Bukannya tenaga pendidiknya itu yang segera dipenuhi kuantitasnya. Menurut saya, boleh-boleh saja ada penambahan kesejahteraan ASALKAN TENAGA HONORER yang sudah lama membaktikan diri SEGERA DIANGKAT dengan catatan itu pun BERDASARKAN KUALIFIKASI IJAZAH yang diperlukan. Misalnya : Bagi guru honorer yang membaktikan diri di Sekolah Dasar (SD) kualifikasinya WAJIB S1 PGSD dan bukan guru mata pelajaran paling minimal D2 PGSD.
    3. RAWAN PENYELEWENGAN atau KKN, jika proses pengangkatan CPNS dengan di TES, Coba bayangkan, TERBUKTI didapat seorang GURU yang basic skil nya lulusan SD, lalu dia ikut kesetaraan SLTP (Paket B), kemudian ikut lagi kesetaraan SLTA (Paket C), lalu kuliah dapat lah gelar. Suatu ketika, ada TES Seleksi CPNS, eh… ternyata LULUS. Sedangkan kami yang lulusan jenjang sekolah nya dari regulerpun terkadang merasa kewalahan menjadi tenaga pengajar itu, apalagi lulusan seperti itu.
    MOHON ASPIRASINYA DIDENGAR
    INGAT MANUSIA DI DUNIA HANYA SEMENTARA
    MAKA, SADARLAH PARA PEMANGKU AMANAH
    TERIMA KASIH

    • ya begitulah keadaan negri kita ini. Penuh dengan orang yang mata duitan , tidak jujur, tidak peka, tidak teliti dan tidak adil. Ya kita doakan aja supaya yang punya wewenang sadar. Amiiin

    • di indonesia tuh bnyk orang pinter,,, 1. pinter ngomong 2. pinter nipu 3. pinter korupsi 4. pinter buat aturan 5.pinter keblingeerrr,,, streesss…

  87. INDONESIA….INDONESIA….. menyedihkan! benar2 sudah mau KIAMAT….

  88. K1 sj bxk yg direkayasa mulai dari SK sampai penggajianx, mslah pengbdian mudah Skali direkayasa, aplagi klu ada teman, keluarg pejbt. pkokx klu K1 mau diangkt scr otomatis ini tdk adil bagi K2, KKN akn kembli djadikan wadah u.memperkaya diri. sbenarx pengbdi yg sbenarx tdk sbanyak data yg di terima BKN, hampir 70% data honorer baik K1 maupun K2 dlh tdk benar mengbdikan diri, klu BKN tdk percy slahkan kunjungi/adkn sidak mendadak mengenai akurasi data di setiap instansi, pasti jumlah data yg msuk BKN akn berbnding terbalik dgn data yg sbenarx. oleh krn itu sy yakin ktika data akurat bkn hanya K1 sj yg akn mampu pemerintah danai untk lgsung diangkt tp K2 jg akn bisa diangkt scr otomatis krn data honorer otomatis akn berkurang. jadi tdk akan ada lagi di data BKN Supir mobil yg honor, penjudi, penjual2 dipasar, yg kerjax tdr di rumah, tukan ojek, tukang becak, pasilitator Teaknik PMPN Tpegawai BRI DLL. jd tlog akurasi data pak. dr majene

  89. Mohon BKN proaktif dlm mexakapi persoaln ini. klu memungkinkan kedaerah pasti akn menemukan data honorer yg maSuk dataya ke BKN tp tdk sama sekali di temukan mengabdikan diri di instansi/sekolah yg di maksud. olh krn itu data yg masuk perlu prefikasi ulag biar tdk ada yg di rugikan olh berbagai pihak. justru sy mau mengatkan lebih baik yg benar2 mengbdikan diri stelah tahun 2005 yg diangkat dripada mereka yg tdk benar2 mengbdi tp punya data di BKN. itu akn lbih ideal dari pada mereka yg merekayasa SK. mhon aspirasi ini dipertimbgkan sbelum di keluarkan keputusan final.

  90. mudah2n PP yg akan terbit, nantinya mengakomodasi semua kepentingan, khususnya bagi kami para guru yg sdh mengabdi lama, usia sdh 40-an taun, sarjana, setia pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. tolonglah pertimbangkan nasib kami, utamakan kami. mudah2an ada perubahan nasib kami (menjadi PNS), agar kami (saya) bisa lebih fokus, loyal serta terlibat dalam tujuan nasional kita : ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa !!! salam…….

    • setuju sekali. Perlu peraturan baru yang lebih sesuai untuk semua kepentingan bukan cuma pengkategorian I dan II saja yang selalu bikin masalah. Banyak yang tidak masuk database hanya karena kategori tersebut padahal mereka sudah mengabdi sampai lebih 10 tahun bagi negeri ini. Sepertinya peraturan yang ada sekarang terlalu kaku dan kurang fleksibel

  91. betul sharusnya data yg paling lama yg diangkat dulu. tdk perlu ada tes sesam.a honorer. hitung berapa yg dibutuhkan utk honorer. misalnya 2 ribu orang maka 2 ribu yang paling lama yg diangkat jadi pns. yg lainnya diadakan penerimaan pns jalur umum. supaya semuanya menjadi adil. kasihan kan kalo ada yg sudah mengabdi 6 tahun tp jadi tdk lolos karena ada yang mengabdi baru 2 tahun tp lolos. selain itu bisa memberikan kesempatan kkn para pejabat jika ada tes sesama honorer

  92. kalo bisa mah kaya TKK/GBS aja diangkat sesuai masa kerja/usia kan kita mah udah betul-betul kerja dan mengabdi kepada negara. apalagi saya dari mulai gaji 7500- sampai sekarang 750.000 saya tetap berangkat pagi jam 6 dan pulang jam 14.00

  93. YA ALLAH BUKAKANLAH HATI PAK PRESIDEN PAK MENTRI PAK BKN KALO MEMANG KASIHAN DENGAN KATEGORI II BUATLAH UJIAN FORMALITAS SAJA KASIHAN MEREKA AKU MOHON YA ALLAH AMIIINNNN YA ROBBAL ALAMMIN

  94. Ya Alloh,,,sy udh mengabdi dan bekerja di pendidikan slm 17 th lebih 2 bln ini bukalah mata dan hati para pemimpin negara ini,,,bayangkan pabila para pemimpin yg menjadi kayak kami ini masuk kategori 2 di beayai non APBD masih dipersulit untuk jadi PNS,,,kenapa dibeda-bedakan dengan kategiri 1 yg sama-sama mengabdi untuk negara,,,,,,,,,ya Alloh bukalah mereka semua….para petinggi negara ini agar mem PNs kami kategori 2 dengan mudah,,dan tanpa test seperti kategori 1 AAAAAAAAAAAAminnnnnnnn…?

  95. ya allah …apakah data kami masuk dalam k2……, kalau masuk kedapa harus tes lagi,….nasip———–sdh gamdi lama masih jg di persulit dengan tes..segala,…mudah-mudahan ga ada unsur KKN..yang punya nenek,papan, bude dan apalah itu akan mulus mendapatkan status abdi negara…KKN di negri tercinta ini ga bisa hilang!!!!!!!!!!!!!!!ingat dosa, ingat mati……..wahai para pembuat kebijakan…………

  96. JANGAN PERSULIT NASIB HONORER, APALAGI DI CURANGI. PASTI ADA BALESANNYA. DI DUNIA ATAU DI AKHIRAT.

  97. KKN tidak akan bisa dihapus & dibasmi apabila guru dalam pembelajaran disekolah masih memprbolehkan siswanya ngrepek/njiplak/contonan. Karena Siswa merupakan generasi bangsa

  98. Tolonglah Bapak/Ibu yang terhormat jangan dipersulit kami-kami ini yang notabenya Kategori 2. Apa bedanya Pak/Ibu kami dengan Kategori 1?. Kami Para Guru Tidak Pernah memberikan Ilmu/Pendidikan kepada para Siswa/i kami dengan cara membedabedakan. Kenapa Kami para Guru ini yang sudah mengapdi bertahun-tahun bahkan puluhan tahun dengan ikhlas untuk menopang para Generasi Penerus Bangsa tidak memiliki hak yang sama dengan mereka? dan sebagai masukan juga Buat Pemimpin yang terhormat. Penempatan para CPNS yang sudah diangkat kiranya dapat ditempatkan di Daerah2 yang benar-benar dibutuhkan mis: Pelosok/ Desa terpencil. sebab menurut yang kami tau (kami Honorer Kategori 2 ini) yang ada di SMPN1 Andam Dewi-Tapteng sangat sulit menemukan Guru PNS yang ditempatkan di daerah kami ini. Belum lagi didaerah terpencil/ pelosok-pelosoknya. Semoga Hati Nurani Bapak/Ibu dapat mendengar serta mengerti atas keadaan kami sebagai Guru Honorer Kategori 2. Trims.

  99. Yth. Bapak Presiden cq. Bapak Menpan cq. Kepala BKN .Saya mau curhat . Saya adalah Guru Honorer Kategori II di SMP Negeri 2 Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. dan telah mengabdi selama 17 Tahun . di sekolah tersebut saya mulai bertugas TMT 07 Agustus 1995. Perjalanan karir pendidikan saya sangat sangat penuh dengan onak dan duri dimana semenjak saya tamat Madrasah Aliyah saya banting tulang menghidupi orang tua saya dan biaya saya kuliah. bisa dikatakan makan pun hanya nasi putih dan garam karena kerja saya pada pagi hari mengajar dengan gaji pada awalnya Rp.20.000.- pada Tahun 1995. pada siang hari saya kuliah pulang kuliah saya sempat kan menderes getah dapat sayalah pada waktu itu Rp.35.000.-/minggu. harga beras pada saat itu Rp.2.750.- dengan pergeseran waktu pada pada Tahun 1999 saya dapat menyelesaikan S1 pada Fakultas Tarbiyah di Kota saya. namun tuntutan Zaman di sekolah saya belum ada Guru Bahasa Inggris jadi pada Tahun 2002 saya kembali kuliah pada jurusan Bahasa Inggris dimana kuliahnya Jum’at s/d Minggu itupun di Kota Rantauprapat pada saat itu belum ada. jadi saya kuliah ke kota Medan. dengan penghasilan yang sedikit dan kemauan yang keras pada Tahun 2006 saya dapat menyelesaikan S1.Pendidikan bahasa Inggris. inilah dasar saya Pak ikut sertifikasi guru pada tahun 2008. namun hati saya terpukul pada tahun 2010 ayah saya meninggal dunia. terpukulnya hati saya kerna saya belum sempat untuk membahagiakannya. inilah pak suka-duka saya dalam mengabdikan diri untuk Bangsa yang saya cintai ini. dan saat ini pak saya ikut dalam honorer kategori II, haruskah pak kembali hati saya terpukul dengan diadakannya test sesama tenaga honorer ? kalau bicara mutu , saya honorer kategori II yang telah lama masa pengabdiannya tidak kalah bersaing dengan yang muda-muda. artinya pak solusi terbaik adalah dengan mengutamakan masa kerja yang paling lama. test boleh aja diadakan tetapi kita adakan persentase. Lulus CPNS Honorer K.II = 60 % masa kerja + 40 % .hasil test.

  100. betul!!! testing hanya m’persulit bgi kt utk bs lolos jd CPNS. pdhl hrs’a mrk pertimbngkan ms krja kt yg udh skian lm berbakti tnpa penghasilan yg ckup. hya org2 yg dkt dan berduit yg memiliki byk ksempatan lolos jd CPNS. i dont gree..!!!!

  101. lebih baik pengangkatan untuk kategori II dilakukan dengan perbandingan masa kerja saat honorer aja kasian dia dah tua bersaing dengan yg muda bisa2 kalah pinter dan kalah uang akhirnya gak jadi lagi jd cpns….. bisa mateeee…

  102. selain K1 dan K2 yang masa TMT nya pada tahun 2005 bakal diangkat mnjdi CPNS, saya rasa pemerintah Khsususnya Menpan dan BKN ujga harus memperhatikan Honorer yg TMT nya diatas tahun 2005 / Januari 2006, krn didaerah msh bnyak yg honorer diatas tahun 2005 khususnya di daerah tempat saya Kayuagung Kab. OKI Sumsel, bagaimana dgn nasib mereka yg sdh mengabdi untuk membangun daerahnya sendiri,tolong pemerintah khususnya Menpan dan BKN utk peka dan mengerti utk mencari solusinya, agar honorer diatas tahun 2005 bisa diangkat menjadi CPNS.

    • mohon nmaaf sdrku kalau memang dari awal berharap ingin menjadi pns langsung mengapa tidak ikut test jalur umum anda briliant pasti langsung cpns kmdian pns mengapa melalui jalur honorer? yangg berharap tidak pasti

  103. Betul……!!!!! saya mengabdi sampai saat ini genap 12 tahun apakah engkau tidak kasihan sama kami, kami berharap sekali untuk tidak ada tes kasihan kami pak.

  104. sebenarnya honorer k2 jg di gaji dr APBN dan APBD,guru SD kan dr BOS… BOS kan dr APBN, insentif dan tunjangan fungsional kan dr APBD.

  105. Ngapain sih pake’ test lagi pak ud bertahun2 gaji kecil tp kerja kaya’ kerja rodi aja belum diomel, dimarahi knp……apa pemerintah gak prcaya krn gaji k bkn dr APBN. Padahal km dah 10 thn lo ngabdi…maunya apa sih kalo’ mau jd PNS pake’ uang jg gaklah ud gak punya uang tambah lg dosa hufff………cape’deh

  106. kenapa mesti diadakan tes, kasian yg sudah lama menghonor kalu mereka gagal gimana apalagi sebagai kepala keluaraga, mudah mudahan ada mukzizat, berubah kembali peraturanya , amin

    • Sebenarnya bukanlah masalah yang sulit bagi pemerintah untuk melihat mana tenaga honorer II yang sebenarnya dan mana yang tidak, akan tetapi dengan adanya tes berarti membuka peluang atau kesempatan untuk adanya kkn

  107. knp hrus pakai kategori 2 sgala ini bkan mnyelesaikn msalah tp mlah memprsulit krn sdh mmberikn harapan tp hampa…

  108. saya adalah seorang honor komite di salah satu sekolah dilabuhan batu sumatera utara,
    masalah saya nama saya sudah keluar di data base k2 tapi karena keterlambatan saya mengikuti pemberkasan dari dinas jadi saya tidak dapat untuk mengikuti pemberkasan tersebut.
    pertanyaan saya apa nama saya akan hilang dari data base itu dan apa kah kesempatan buat saya akan hilang ato bagai mana ..

  109. jangan takut ari rijkinamah moal kamana2

  110. jangan takut ari ges bagian namah moal kamana mana ey tenang we

  111. Ya…. Entahlah. Yang jlas mari kita berdoa apa yang menjadi tujuan pemerintah untuk mebangun negara ini dapat tercapai dengan baik.., Amiiinn.
    Kalau memang tes itu lebih baik.. AYOOOOOOOO… Tapi dimohon penilaian mengacu pada akademik bukan FINANSIALNYA!

    • Mudah-mudahan pemerintah bertukar pikiran agar ujian k2 hanyalah formalitas. amin…………….

      • yah…..kita liat sj kinerja pemerintah, serius nda menuntaskan masalah honorer kategori II, klaulah ada tes…. tolng di formalitaskan yg umurx udah mau udzur dalam pengangkatan nantix….amin…..

  112. Salam kompak,,,, buat semua honorer K2 ( yang murni bukan bodong) se Indonesia kita harus semangat, apapun syarat yang diberikan untuk menjalani proses jd PNS kita hadapi dengan kesabaran, keyakinan dan DO’A…. tiada kekuatan yang sanggup mengalahkan DO’A kepada Allh SWT… dan semoga bagi honorer yang bodong dilaknat atas kebohongannya…. Saya spendapat dengan rekan semua, kalo bisa K2 tidak melalui tes lg karena akan rentan dengan manipulasi data… Semangat Sahabatku,,, Semangat honorer Indonesia…..

  113. Sadarlah bahwa dunia ini penuh dengan tipu daya, hanya sendagurau (bagaikan mimpi), akhirat adalah tempat yang sebenaya, maka bersikaplah adil supaya kamu di akhirat tidak celaka.

  114. Mudah mudahan saja prosesnya tidak molor terus, karna selama ini jauh dengan target sebelumnya, alias moloooorrrrrr

  115. krn melihat banyak yg baru mengabadi trus ikutan jg bersaing dengan honorer yg sdh lama mengabdi ini jelas2 merugikan honorer yg sdh lama mengabdi, saya ada usul BKN berkiblat pada SK tahun pertama bukan SK terakhir…krn SK pertama adalah penentu lw mereka (HONORER) betul2 sdh lama mengabdi..dan itu yang lebih harus di utamakan… makasih

  116. kalo pengangkatan honorer kategori dua harus mengikuti tes…
    suda pasti berbahagiala honorer yang pempunyai DUIT.
    itu sudapasti DUIT yang bicara,dan pejabat yang akan senag mendapatkan duit.
    kasihan honorer yang lain….Hfffffffff
    kasihan honor bertahun2 gaji ngak jelas2,.,.,.,kadang di bayar dan tidak di bayar.
    kenapa harus ada seleksi??????????????????????????????

    • karena memasuki nhonorer mudah hanya butuh koneksi buat lamaran langsung kerja itu yang saya alami ndan teman satu kontor sy pun seperti itu

    • betul saya setuju .kalo pengangkatan honorer kategori 2 melalui tes lagi itu akan membuka peluang untuk orang orang yang tida bertanggung jawab untuk menjadikan tes ini sebagai jalan mencari uang .dan tida menutup kemungkinan suasana itu akan terjadi.kkn akan muncul lagi dan akan tumbuh dari bawah tumpukan batu yang sudah lama di sembunyikan .pokonya kalo begitu caranya saya tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak setuju.

  117. haruskah kategori II menunggu hal-hal yang tak pasti?Haruskah kategori II tdk punya kesempatan ikut sertifikasi ketika harga-harga semakin melonjak, kebutuhan semakin banyak biaya hidup dan ekonomi yang tak memihak org kecil. apalh alasan yang masuk diakal kategori II tidak bisa ikut sertifikasi sementara guru swasta ikut sertifikasi semetara kami memiliki sk mengajar yang sama yang diterbitkan oleh masing-masing kepala sekolah. Apakah dlm hal ini kedudukan kepsek negeri dibawah standar kepsek swasta dalam mengeluarkan SK? Cobalah pejabat yang berwenang fikirkan itu dimalah alasannya kategori II tidak bisa ikut sertifikasi? Cobalah bayangkan jika kaian pejabat berada pada tempat duduk kami, apakah kalian sanggup dengan situasi ini? Apakah kalian juga masih mengganggap kami ini manusia atau hanya buat sampah? Apakah rasa keadilan itu tdk berlaku bagi kami kategori II? sementara para pejabat tinggi begitu mudah menghabiskan uang negara dlm hal yang tidak begitu penting. Tidakkah kalian berkaca dengan sifat dan sikap Syaidina Umar Bin Khattab yang begitu takut Allah kalo tidak berpihak pd org2 yang meminta kejelasan?Ingatlah Api Neraka temapat sejahat2 kembali. Ingatlah jabatan itu akan dipertanyakan……Mudah2an pejabat2 mau mengekspresikan ungkapan ini! Wassalam

    • jangan begitu sdrku …
      kita bercermin dulu siapa kita dan bagaimana proses memasuki HONORER apakah melalui test jangan jadikan ini adalah kemunafikan kita kalau memang menginginkan menjadi pns mengapa pada waktu itu anda tidak melalui JALUR UMUM kalau memang anda BRILIANt pasti anda menjadi PNS

  118. TAATI ATURAN AJA…GITU AJA KOK REPOT. BAGI YANG TAHU MASALAH INI JANGAN HANYA BERKOMENTAR DAN DIAM.TOLONG TINDAK LANJUTI.LAPORAN ANDA SANGAT BERHARGA…

  119. Yunggu Saja Azab dari yang maha kuasa, seorang pemimpin harus memperhatikan rakyat kecil, bukan bagaimana memperkaya diri. apa kata duni. Indonesia ini!!!

  120. kepada pemerintah… tolong perhatikan katagori 2, saya sudah mengabdi selama 15 (LIMA BELAS TAHUN)

    • sebaiknya langsung kirim ke pengaduan langsung ke presiden atau melalui facebook bapak presiden coba lihat

  121. tolong pak selain kategori 2kalau bisa lanjutkan pengangkatan honor kategori 3karna msh banyak lg yblm terdaftar nama2nya dibkd.seperti saya mulai bekerja tahun 2007 sampai skrng.kami juga butuh penjelasan dr pemerintah

  122. Selain kategori 2 perlu tes antar honorer,mohon di permudah untuk proses selanjutnya…sudah lama mengabdi dngan harapan bisa ada hasilnya untuk masa depan. informasi penting untuk semua pihak yg bersangkutan.

    • hmmmmmmmmmmm…pake aja ilmu iklas pasti deh berhasil,belajer n doa moga Allah mengabulkan hajat qta smua.Amien…..

    • loh memang iya
      nantinya pemda masing masing daerah akan memberikan kisi kisi soal

  123. di balik ini smua pasti ada hikmah,klo emang rezeki qta d situ,gak bakalan kemn koq ,wahai teman2 smua………….

    • ya menurut informasinya honorer akan menjadi pegawai tidak tetap fasilitasnya gaji sama dg pns, askes,setelah keluar mendapatkan pesangon layaknya diperusahaan swasta mengenai outsourching ? batal merakrut sebab sudah ada 4 point yang diboleh kan oleh aturan

  124. makin bingung dah,yg ada pasrah deh,,,sy sarjana PKn tp ngajar di sd negeri,padahal dah S1 tetep ja ga bisa ikut sertifikasi dg alasan HONORER,,,boro2 kpikiran ke pns brita terbaru ja yg akan diangkat di sd = lulusan S1 Pgsd dari Ut.waw…gigit jari n sakit hati deh,..yah mudah2n pemerintah adanya kebijakan yg lebih baik n nasib para guru honorer semua bisa lbih jelas dan menggembirakan wat kita smua..amin

  125. sebenarnya hanya di indonesia saja yang benar benar menjadi abdi negara tanpa test dan akan tetapi hanya saja jika kita bercermin tanpa test hanya interview plus lamaran kita menjadi abdi negara honorer kemudian dengan harapan menjadi cpns/pns rAasanya sangat adil masuk tanpa test menjadi cpns harus mengikuti test
    bagaimana dengan kategori 1 yg tanpa test beliau adalah sisa tercecer jika secara garis besar seharusnya semua harus mengikuti test lagian pula ada surat pernyataan yang pada awal kita masuk menjadi honorer disitu ditulis tidak menuntut jika tidak diangkat menjadi pns saya termasuk orang yang sudah mengikuti sop pemerintahan toh setelah itu kita PTT mendapatkan kehidupan yang layak askes,,uang pesangon, gaji disamakan dg pns jika tidak begini NEgara ini kapan ada perubahan……..

  126. bagi tenaga honorer memang menunggu nasib,kalo diadakan tes ,akan timbul suap,karena tdk ada uang untuk sogok makanya jd tenaga honorer,tlng pemerintah lebih cermat,berantas suap untuk jd pns.untuk kepentingan negara kenapa hrs bayar utk jd PNS.memang tdk bs diberantas KKN tsb di negara ini,suap dgn pejabat merajalela,sampai kiamat

  127. Ikut test… no why… tp klo lulusx hrus pke duit ky’x kt honorer g’bkalan lulus… kta dgaji dbawah UMH… mw dpat dmana duitx??? tp yg pasti Test Tertulis membuka pintu untuk KONG KALIKONG.. twar ,nawar harga… siapkan Duit…

  128. [...] fthsnikrw.wordpress.com [...]

  129. Tes Kompetensi Katengori 2 untuk menuju pengangkatan CPNS, mohon diawasi oleh Pihak BPK atau KPK langsung!!! jangan sampai tesnya jadi Formalitas saja karena sudah Pakai Tas!!!

  130. Memang tepat apa yg akan dilakukan oleh Menpan dan RB akan seleksi sesama tenaga Honorer ini menunjukkan propesionalisme dan kinerja PNS yang berkualitas, kalau tidak melalui tes saya ragukan PNS nantinya merupakan kumpulan orang-orang yang karbitan tanpa kualitas. perlu disadari bahwa sebagian tenaga honorer itu adalah kurang berpotensi namun kita sadari bahwa mereka sudah mengabdikan diri pada kepentingan nasioal. Namun kurang efektif jika diangkat tanpa prosedur tes. dan jaganlah tes yang dilakukan itu sebagai formalitas saja. tetapi benar-benar seleksi yang berpola pada pengetahuan. Perlu kami ingatkan bahwa yg masuk dalam honorer adalah mereka yg mempunyai korelasi di segala lini. Persoalannya ada orang yg berkualitas namun mereka tidak mempunyai relasi untuk masuk dalam tenaga honorer. Maka perlu adanya seleksi yang transparan.

  131. yang namakan honorer mereka pekerja keras.tak perlu di tes,langsung diangkat saja,kualitas honorer tidak jauh berbeda dengan pns,malahan mereka yang pns di tes mengajar banyak yang tak pandai ngajar. masih pandai mereka yang honorer,dalam mengajar.malahan kalau pns berhalangan hadir.yang menghendel mereka yang honor.sungguh begitupun mereka yang pns masih memandang sebelah mata terhadap rekan yang honor.

  132. Sudah banyak isu tentang KKN honoerer K2, tolong pengawasan yang ketat, dan dilihat masa kerja yang bersangkutan, untuk penilaian

  133. saya sih berharap tenaga honorer k2 bisa diangkat langsung seperti k1,kita kan sesama tenaga honorer kenapa harus di beda bedakan,kalau masih harus tes saya takut orang2 tertentu aja yang lolos tes.

    • sabar saja pemerintah akan slalu ada dipihak kita

  134. betul,,, saya setuju,,,,,,,

  135. seharusnya honorer kategori 2 juga di angkat jadi cpns karena sama sama mengabdi kepada negara .bahkan pekerjaannya juga tida ada perbedaan dengan abdi negara yang sudah depinitip.jadi kalo emang pemerintah betul betul konsekwen kepada abdi negara yang di anak tirikan tak usah testing lagi karena pengalamannya sudah sama di bidangnya masing masing.

  136. maksute apa dietes sgala

  137. Mohon Bapak Jaksa Agung memperhatikan nasib honorer kejaksaan di seluruh Indonesia..kapan ada program JA untuk mengangkat tenaga honorernya..Tuhan memberkati Jaksa Agung..Amin

  138. Pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS adalah harapan bagi honorer namun jangan lah mencari celah untuk mencari rizki dengan KKN baik honorer ataupun pejabatnya.Awali rizki kita dengan usaha yang jauh dari hal itu supaya apa yang kita dapatkan mendapat berkah.( Buatlah aturan yang tidak mendekatkan orang untuk berbuat KKn )

    • bengeet!

  139. Kenapa sih Pemerintah sangat berat untuk menyelesaikan permasalahan Tenaga honorer kategori ke-2 ? padahal untuk keadilan angkatlah Tenaga honorer kategori ke-2 secara bertahap menjadi CPNS, hargai pengabdian mereka . mereka mengabdi bertahun-tahun dengan upah yang sangat jauh dari kelayakan. tes antar honorer itu akan menimbulkan KKN dan permainan. kami tidak setuju atas akan di adakannya tes kategori ke-2 . apakah PP 56 tahun 2013 bisa di revisi kembali? dan kemana sebenarnya DPR RI sebagai wakil rakyat ? ko menyetujui !!

  140. hellowwwwwwwwwwwwww…
    wahai pejabatku yang mulia kasihan teman2 honorer yang sudah mengabdi sekian lama. sampai saat ini bahkan belum mendapat sk dari pemda…….

    tolong buka mata hati kalian. di setiap instansi tenaga honorerlah yang pro aktiv bekerja padahal mereka tak mendapat apa2…..
    jangan jadikan tes tulis ini hanyalah celah untuk menambah kemakmuran anda kantong sendiri………..

  141. kalaw bpak2 kita di atas memperdulikan kita prjugn.maka mari kita buka pendaftaran geng motor,bagi hnr k2 yang tidak lulus.seindonesia,kita ni ribuan orang.di seluruh indonesia.sabng sampai merauke.ini kan yang di perlukan pemerintah jadinya.

  142. subhanalloh tawakkaltualalloh lahaolawala kuwataillabillah……
    percuma temen2 se nusantara komen banyak tapi sasaran tidak mau berubah, tunggu ajalah KPK yang bertindak.

  143. kayaknya menteri negera yang perlu dites… tes sbrapa besar memperhatikan rakyatnya, sebrapa peduli sama masyarakatnya dan seberapa faham sama nasib honorer se indonesia???

  144. Ikut tes………….??? bagaimana kalau test tidak lulus tapi dia sudah honorer 20 tahun…..??? sayang juga ya,

  145. INGAT buat para Pejabat terkait !!!
    Permudahlah urusan mereka dalam pengangkatan CPNS tanpa ada KKN,,,, Insya Alloh kalian akan dipermudah urusan nya di akhirat kelak… amien…

  146. Harusnya di lihat masa bakti honorer tsb,,, jangan di tes lagi donk pak Pejabat !!! Thank’s

  147. KISAH SUKSES Mardiana; lolos PNS guru lingkungan PEMDA lampung
    Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar sumatra, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 30 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no tlp Bpk JOKO SUTRISNO yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya jadi PNS, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim Berkas saya melalui Email, alhamdulillah No Nip dan SK saya akhirnya keluar, Jadi apapun keadaan anda skarang jangan pernah putus asa dan terus berusaha, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs JOKO SUTRISNO SH,Msi Tlp:0823-21677798 Siapatau Beliau Masih Bisah Bantu.

  148. Seharusnya pemerintah mempercepat pengangkatan honorer k2…!


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.