Pemerintah Persempit Peluang Honorer Jadi PNS

JAKARTA – Meski pemerintah sudah memberikan kesempatan bagi tenaga honorer non APBN/APBD untuk diangkat CPNS pada 2011, namun ada ketentuan baru yang dibuat yang semakin mempersempit peluang pengangkatan tenaga honorer. Ketentuan itu merupakan kesepakatan rapat tim panja penyelesaian tenaga honorer pemerintah dengan DPR RI.

Menurut Deputi Kementerian PAN&RB bidang SDM Aparatur Ramli Naibaho, honorer non APBN/APBN yang akan ikut tes seleksi CPNS dibatasi usia maksimalnya 46 tahun per Januari 2005, Dengan masa kerja minimal setahun per Januari 2004 lalu.

“Karena PP 48 Tahun 2005 jo PP 43 Tahun 2007 itu jelas menyebutkan penerimaan tenaga honorer hanya sampai 2005, itu berarti di atas 2005 tidak ada pengangkatan tenaga honorer lagi,” kata Ramli.

Dengan demikian, lanjutnya, yang diselesaikan pemerintah adalah tenaga honorer yang masuk data base 2005, honorer tertinggal, serta honorer non APBN/APBD di bawah tahun 2005. Sedangkan bagi honorer non APBN/APBD yang diseleksi tersendiri, juga akan dibuatkan aturan lagi. Mereka hanya bisa ikut seleksi satu kali meski usianya belum sampai 46 tahun.

Kecuali, daerah memang membutuhkan sehingga mereka bisa ikut seleksi lagi. Misalnya ketika mengikuti tes pertama pada 2011, usia honorer tenaga kesehatan 43 tahun dan ternyata tidak lulus. Ketika daerah masih membutuhkan tenaga kesehatan, maka honorer tersebut bisa ikut lagi pada 2012. Sebaliknya, bila daerah tidak membutuhkan, otomatis honorernya hanya bisa ikut seleksi satu kali.

“Jadi harus ada aturan jelas, sebab kalau tidak bagaimana urusan honorer bisa selesai” Toh tidak jadi PNS pun, mereka akan diangkat jadi pegawai tidak tetap (PTT) dengan standar gaji UMR atau sesuai kemampuan daerah (PAD),” tandasnya.

About these ads

6 Komentar

  1. batas usia dan masa kerja honorer non apbn apbd yg bisa ikut tes seleksi cpns 2011 harus sama dg di PP 48 Tahun 2005 jo PP 43 Tahun 2007 yaitu usia 46 tahun per januari 2006 dengan masa kerja 1 tahun per Desember 2005. Jangan spt info di atas yakni dibatasi usia maksimalnya 46 tahun per Januari 2005, Dengan masa kerja minimal setahun per Januari 2004 lalu.

    Seblm RPP disahkan menjadi PP, kita perjuangkan itu…..

  2. Republik apa ini, yang sejahtera makin sejahtera, yang sengsara tetap sengsara, kadang aku bertanya apakah betul ini tanah airku, banggakah aku menajadi warga negara republik ini, kadang aku malu menanamkan rasa cinta tanah air pada anak-anak didikku sedangkan rebuplik yang akan mereka cintai rebuplik para maling, kadang aku malu menanamkan pendidikan berkarakter pada anak-anaku, sedangkan bangsa ini sudah tak berkakter lagi, kadang aku malu menanamkan keserhanaan pada anak-anaku, padahala bangsa ini penuh uang haram, malu aku jadi pandumu ibu pertiwiku yang malang ….

    • Sabar…., itu mungkin yang bisa kita perbuat.
      Apapun kondisi negara kita sekarang ini,, ya kita harus terima.. dan masa akan datang giliran kita benahi bersama-sama.
      Terus berjuang dan pantang menyerah..!!!

  3. honorer tahun 2006 apa masih ada kesempatan ?

  4. mudah-mudahan bukan hanya retorika saja kalau guru honor mau diangakat dan yang tidak masuk akan dimasukan ke ptt

  5. “Honorer” artinya Penghargaan, Honorer yg disia siakan Pemerintah, adalah salah satu penghianatan terhadap Hak asai manusia. Kalau pemerintah sdh mempersempit ruang gerak honorer jadi CPNS, bereti Negara sdh berkhianat terhadap Honorer. Padahal Honorer dpt dipastikan lbh berpengalaman daripada CPNS reguler. Mengapa ? di manapun diatas bumu ini yg lebih kompeten utk bekerja dan memiliki SDM kwalifight adalah yg sdh berpengalaman, bukan yg baru lulus sekolah. yg baru lulus sekolah fresh dlm tenaga fisik tapi tdk fresh dalam pengalaman, bukti lain adalah lihat di semua perusahaan swasta manapun, dibutuhkan min 3 tahun pengalaman kerja, nah Guru Honorer bahkan sdh berpengalaman di atas 10 tahun, ini bukan saja fresh tapi bener2 mateng pohon. inilah yg harus disadari Pejabat yg membuat putusan arif., Kecuali ada kepentingan lain di bali kesungguhan negara utk memajukan pendidikan di Negeri ini. Itu ceritanya akan berebda, tapi Intinya Honorer adalah Profesi yg membanggakan, jika honorer dipersempit jd CPNS berarti yg sengaja mempersempit jln tsb benar2 pengkhiant Bangsa dan Negara.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.